Headline

May Day, SINDIKASI Soroti Dampak Peralihan Ekonomi Digital

SINDIKASI Menuju Istana Negara pada May Day 2018 (Foto: AlfaGumilang)

Berbeda namun pada hakikat yang sama, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) menyoroti dampak peralihan teknologi ekonomi digital pada pekerja media dan industri kreatif, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Di May Day 2018 kali ini, serikat yang beranggotakan para pekerja lepas dari berbagai sektor kreatif seperti media, desain, percetakan, animator, fotografer dan lainnya, SINDIKASI mengungkap masih belum diperhatikannya oleh Pemerintah bagi para pekerja di sektor tersebut berunjuk rasa dengan “nuansa’ berbeda.

Poster – poster yang menggelitik namun tepat sasaran, adanya penampilan band, dan tuntutan yang menyoroti perkembangan teknologi digital yang berdampak juga pada para pekerja di dalam sektor tersebut.

SINDIKASI mengkritik pemerintah tidak memiliki skema mitigasi dalam menghadapi peralihan teknologi berbentuk robotisasi pada sejumlah sektor industri. Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di sektor industri elektronik, perbankan, dan lainnya diikuti oleh pelanggaran prosedur seperti intimidasi dan pesangon yang tidak dibayarkan.

Pekerja yang bergelut dalam ekosistem digital pun tidak lepas dari masalah ketenagakerjaan dalam ekonomi digital. Salah satu yang paling terasa adalah hubungan eksploitatif antara pengemudi ojek online dengan perusahaan aplikator raksasa. Meskipun berbalut hubungan”kemitraan”, nyatanya para pengemudi tidak punya kuasa menentukan tarif, mekanisme sanksi, dan aturan lainnya.

SINDIKASI juga mengajak seluruh pekerja media dan industri kreatif baik yang berstatus pekerja tetap, pekerja lepas (freelancer), pekerja paruh waktu (part timer), konsultan, pekerja magang, atau sebulan lainnya untuk bergabung dalam SINDIKASI sebagai wadah kolektif perjuangan bersama.

 

Facebook Comments
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com