Berita

Plt Ketua DPR RI – Fadli Zon RUU Penyiaran Harus Segera Diselesaikan

Pimpinan DPR RI menggelar pertemuan dengan Komisi I DPR RI guna membahas Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang hingga kini tak kunjung rampung. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Pimpinan DPR RI, Gedung Nusantara III, Jakarta, Kamis,  11 Januari 2018, Pelaksana Tugas Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, bahwa RUU Penyiaran merupakan Undang-Undang yang sangat penting, karena menyangkut migrasi frekuensi dari analog kedigital, dan banyak negara sudah melakukan proses migrasi sejak beberapa tahun lalu, dan tinggal indonesia yang belum melaksanakan.

“Saya kira keputusan terhadap RUU Penyiaran ini sangat memiliki dampak yang besar, termasuk pada pendapatan negara dan pengaturan frekuensi yang merupakan ruang publik, supaya tidak ada monopoli karena ini salah satu cabang yang juga strategis. Kita akan mendorong RUU Penyiaran ini bisa kita selesaikan pada masa sidang ini dan bila ada koreksi dan masukan bisa ditaruh dalam proses pembahasan,” ujar Fadli Zon kepada NUSANTARA TV, usai pertemuan.

Fadli juga mengatakan, apabila memperhatikan ketentuan Pasal 119 Ayat 1 mengenai  Peraturan Tata Tertib DPR RI,  bahwa pengharmonisan RUU hanya dibatasi waktu 20 hari. Jika Terlampaui, maka RUU bisa langsung disetujui. “Jika dilihat secara hukum, jika melampaui batas 20 hari, artinya ruu bisa langsung disetujui, atau, jika mau ada perubahan, Badan legislasi punya waktu 3 bulan. Namun, keduanya, baik yang 20 hari maupun 3 bulan sudah lewat, maka nanti akan kita komunikasikan dulu dengan Baleg supaya mempercepat proses pengambilan keputusan di Baleg, “ tandas Fadli.

Facebook Comments
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com