Titik Terang dan Bukti Baru, Pembunuh Ibu dan Anak Di Subang Terungkap

Sumber : Google.com

JagatBerita.com- Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang sebelumnya telah melalui berbagai tahap pemeriksaan. Pemeriksaan awal dilakukan oleh kepolisian di TKP dengan meminta keterangan beberapa orang saksi diantaranya, suami sekaligus ayah dari korban, ketua RT setempat, salah satu anggota keluarga suami, serta petugas perbaikan jalan yang pada saat kejadian melihat awal ditemukannya kedua jasad tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat apakah motif pembunuhan ini merupakan perampokan atau motif lainnya dengan mengecek keberadaan barang hilang di rumah. Selanjutnya polisi melakukan autopsi di Rumah Sakit Kartika Asih, Bandung

Fakta yang ditemukan di lokasi kejadian tersebut menurut Kapolres Subang AKBP Sumarni, dikutip dari Tribun-Jabar.id, mengungkapkan bahwa keduanya adalah korban pembunuhan. Polisi tidak menemukan barang berharga korban yang hilang sehingga kasus tersebut sehingga kasus disimpulkan bukan perampokan. Sang ibu diduga telah dibunuh terlebih dahulu setelah beberapa jam berulah pelaku membunuh sang anak. Sang anak Amalia dihabisi oleh lebih dari satu orang pelaku. Pelaku membunuh keduanya di dalam kamar, dipukul menggunakan papan cuci baju, lalu kedua korban di cuci di kamar mandi dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil tanpa busana.

Read More

Fakta selanjutnya yang ditemukan yaitu diduga pembunuh adalah orang yang dikenal oleh korban. Dikutip dari CNN Indonesia.com, Kasat Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang AKP M Zulkarnaen mengungkap pembunuh merupakan salah satu orang yang dikenali oleh korban. Hasil autopsi juga dinyatakan tidak ada ada kekerasan seksual yang ditemukan dari kedua korban.

Sumber : Triibun Jabar

Titik terang baru-baru ini kembali terungkap, setelah pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian ditemukan bahwa HP korban tidak ada ditempat. Kemungkinan HP tersebut telah dibawa oleh pelaku. Selanjutnya polisi juga menegaskan bahwa kemungkinan besar pembunuh memanglah orang terdekat korban. Dugaan muncul berdasarkan keterangan para saksi dan bukti-bukti yang didapat penyidik dalam olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolres Subang AKBP Sumarni juga mengatakan bahwa ditemukan dua jejak kaki yang berbeda di TKP tersebut. Sehingga dapat dipastikan bahwa pembunuh lebih dari satu orang.

Baca Juga :   Fakta menarik tentang Joy, Anggota Girlgroup Red Velvet yang berulang tahun

Selanjutnya keterangan saksi baru, salah seorang saksi bernama bernama Ajat (46) warga Dusun Ciasem, Jalan Cagak, Subang. Mengaku pernah melintasi rumah korban sekitar pukul 06.00 WIB di pagi hari tersebut. Ajat bermaksud hendak membeli bubur, saat iya mau pergi ia melihat mobil Alphard tersebut sedang parkir dan selanjutnya bergerak ke halaman belakang. Saat itu Ajat tidak mencurigai apapun, karena wajar saja ia pikir mobil tersebut mungkin dikendarai oleh pemiliknya.

Fakta lainnya yang ditemukan dari korban pembunuhan, dikutip dari Tribun Jabar.com, berdasarkan kesaksian Yoris (34) sang kakak. Amalia Mustika Ratu (23) diceritakan sebagai sosok yang sangat disukai oleh para pemuda, baik di lingkungan rumah maupun lingkungan kampusnya.

Sumber : Kompas.com

“Suka curhatnya ke mamah jadi saya enggak tau banyak, iya lah pasti banyak yang suka, Amalia sosok yang cantik, lugu juga, pernah ngedenger sih katanya adik saya jadi primadona dilingkungan rumah tapi kurang tau juga,” ucap Yoris (34) yang merupakan kakak kandung dari korban di Polsek Jalan Cagak, Sabtu (21/8/2021). Dilansir dari Tribun Jabar.com

Yoris kembali menjelaskan bahwa Amalia merupakan pribadi yang lugu, sopan dan baik. Amalia juga memiliki prestasi baik akademisi maupun non akademisi, oleh karena itu pihak yayasan dimana Amalia bekerja memberikan hadiah mobil sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan prestasinya. Ia juga dipercaya sebagai bendahara yayasan. Saat memberikan kesaksian di kantor polisi Yoris kembali menegaskan bahwa keluarganya tidak memiliki musuh atau masalah dengan orang lain, dirinya meyakini bahwa Tuti ibunya dan Amalia Mustika Ratu adiknya, orang yang baik dan sopan.

Hingga saat ini polisi belum dapat mengerucutkan dugaan pembunuh dengan bukti dan fakta baru yang ditemukan. Namun Kepolisian meyakinkan bahwa pencarian mereka sebentar lagi akan berakhir. Keluarga juga mengharapkan agar pembunuh segera tertangkap.

Baca Juga :   Info Gempa Salatiga, Masyarakat Perlu Waspada Gempa Skala Kecil Namun Bisa Merusak

 

Related posts