Cuitan Elon Musk Bikin Geger Pasar Kripto

Jagatberita.com – Elon Musk seringkali membuat gempar dunia. Tak hanya perseteruannya dengan Jeff Bezos. CEO Tesla ini sering membuat beberapa pengaruh besar bagi dunia investasi.

Kali ini misalnya, ia membuat gempar gara-gara cuitannya di Twitter. Padahal ia hanya ngetwit foto anak anjingnya yang bernama Floki yang berada dalam mobil Teslanya, dengan keterangan “Floki FunkPuppy”.

Read More

Karena kicauan investor kripto berbondong-bondong membeli koin Shiba Inu ini. Ini terlihat dari volume trading koin Shiba Inu yang melonjak hingga 770 persen dalam satu hari terakhir.

Harga koin Shiba meroket, naik hingga 55 persen ke level 0,00001312 dollar AS (sekitar Rp 0,1869) dalam 24 jam terakhir.

Bahkan Rabu siang, 6/10/2021, harga koin Shiba Inu merangkak naik ke level 0.00002239 dollar AS. Kenaikan harga hingga 55 persen ini juga ikut mendongkrak nilai kapitalisasi pasar koin Shiba Inu, yakni melewati angka 5,22 miliar dollar AS atau setara Rp 74,4 triliun.

Sebagai Informasi, anak anjing milik Musk itu merupakan keturunan ras anjing Jepang paling populer, Shiba Inu. Sebenarnya Elon Musk sama sekali tidak menyinggung mata uang kripto Shiba Inu.

Mata Uang Kripto : Shiba Inu

Hanya karena koin Shiba Inu memiliki nama dan logo gambar anjing yang sama persis seperti Floki, ini membuat harga koin Shiba Inu ikut melejit. Kicauan gambar anjing Shiba Inu ini juga ikut membuat sejumlah token yang memiliki logo atau nama seperti anjingnya Musk melonjak juga, dilansir dari IndiaTimes, Rabu (6/10/2021).

Kejadian seperti ini bukan pertama kalinya, twit Elon Musk pernah membuat harga kripto naik. Beberapa kali Musk berkicau soal Dogecoin dan Bitcoin. Tak berselang lama setelah kicauan tersebut, harga keduanya juga ikut melambung.

Baca Juga :   Kartu Atm BCA Non Chip Bakal Di Blokir, Begini Cara Mengganti Menjadi Kartu Chip BCA

Kicauan Elon sering kali membuat dampak besar bagi dunia Kripto. Koin Shiba Inu sendiri baru diluncurkan tahun lalu. Harga koin Shiba Inu atau SHIB kala itu nyaris tak bernilai. Namun demikian, volume perdagangan dari koin yang diklaim sebagai ‘Dogecoin Killer’ tersebut mengalami lonjakan setelah diperdagangkan di platform seperti OKEx dan Binance.

Related posts