Rachel Venya Kabur Dari Karantina, Ternyata Ada Keterlibatan Tentara

Jagatberita.com – Keberadaan influencer saat ini, satu sisi membawa dampak baik yaitu mudahnya mereka menyampaikan informasi kepada followernya sehingga membawa impact baik ketika influencer tersebut memberikan informasi baik. Dan sebaliknya jika informasi atau sikap influencer tersebut buruk, maka akan memungkinkan terjadinya transfer keburukan. Inilah hal yang mengerikan.

Hal yang sangat disayangkan ini terjadi dari kaburnya Rachel Vennya dari karantina kesehatan setelah melakukan perjalanan dari Ameika Serikat (AS).

Read More

Yang lebih disayangkan adalah adanya keterlibatan oknum TNI berinisial FS kaburnya Rachel melibatkan. Hal iniĀ  di konfirmasi Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Jaya, Herwin BS benarkan soal mangkirnya sang selebgram dari kewajiban karantina.

Merespons hal itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mendorong pihak terkait memberikan sanksi kepada oknum aparat tersebut sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

Menurutnya, aparat harus tegas untuk turut menegakan aturan karantina.

“Mendorong pihak aparat keamanan untuk menegakkan aturan karantina sesuai aturan dan memberikan sanksi kepada oknum sesuai dengan peraturan yang ada,” katanya melalui pesan singkat whatApps yang diterima, Kamis (14/10/2021).

Pemerintah tidak akan mentolerir pihak-pihaknya yang berupaya melanggar aturan kekarantinaan ini.

Pasalnya, berdasarkan aturan yang tertuang dalam Surat Edaran SE Satgas Nomor 18/2021 bahwa setiap orang yang tiba dari luar negeri diwajibkan melakukan karantina dengan waktu 8×24 jam dan melakukan tes RT-PCR di awal dan akhir karantina.

Pemerintah terus berupaya melakukan evaluasi di lapangan untuk mencegah kejadian dikemudian hari.

“Tentu melalui satgas karantina evaluasi terus dilakukan untuk perbaikan terutama mencegah oknum oknum yang dalam pelaksanaan tidak sesuai aturan yang dibuat,” jelas perempuan berhijab ini.

Baca Juga :   Apa Itu Spotify Pie? Ini Link Spotify Pie, Cara Buat Dan Share Ke Medsos

Rachel bahkan terlihat melanjutkan kegiatannya menuju pulau Dewata Bali.

“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural,” ucap Herwin.

Setelah ditemukan keterlibatan oknum, Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, Mayjen TNI Mulyo Aji, memerintahkan penyidikan terhadap FS.

Rachel Vennya sebenarnya tak berhak menjalani karantina di wisma Atlet Pademangan.

Seperti tertera pada Keputusan Kepala Satgas COVID 19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021.

Keputusan tersebut menyatakan yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri.

 

Related posts