Kepala Gereja Yerusalem Kecam Israel Yang Ijinkan Pemukim Yahudi Berdoa Diam-diam Di Masjid Al Aqsha

Jagatberita.com – Seperti yang kita tahu Masjid al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga umat Islam dan simbol nasional utama Palestina. Sementara beberapa orang Yahudi percaya itu adalah situs dari dua kuil era Alkitab.

Israel sering kali melakukan tindakan sepihak yang merugikan umat Islam dengan melakukan penyerangan kepada umat Islam yang ingin beribadah di tempat tersebut. Lalu mereka memasukkan para pemukim Yahudi beribadah disana.

Read More

Seperti yang mereka lakukan pekan lalu. Otoritas Israel secara sepihak mengizinkan orang Yahudi berdoa “diam-diam” di halaman Masjid Al Aqsa. Hal ini tentunya mendapat kecaman dari berbagai pihak. Tak terkecuali yang dilakukan oleh Kepala Gereja di Yerusalem.

Pihak Gereja segera memberikan tanggapan atas keputusan sepihak Israel tersebut. Para kepala gereja di Yerusalem menyebut hal ini tidak adil. Mereka meminta supaya mereka mencabut keputusan yang dibuat Israel secara sepihak ini. Menurut mereka keputusan tersebut mempengaruhi hak eksklusif umat Islam untuk tempat suci mereka.

Mereka memperingatkan bahwa keputusan itu memiliki dampak yang berbahaya dengan keseriusan tertinggi mengenai Al-Haram Al-Sharif, Kota Suci, dan status quo historis serta hukum yang ada di Yerusalem.

“Gereja-gereja Yerusalem dan umatnya berdiri di samping saudara dan saudari Muslim mereka dalam ketidakadilan yang menimpa mereka,” tambah pernyataan dari Al Araby, Rabu itu seperti dikutip (13/10/2021).
Mereka juga menegaskan

“Departemen Wakaf Islam dari Kementerian Urusan Islam, Wakaf, dan Tempat Suci Yordania adalah satu-satunya entitas yang memiliki hak untuk mengelola situs suci dan memutuskan siapa yang akan mengunjunginya,” kata para patriark.
Akhirnya keputusan yang dibuat pekan lalu itu segera di cabut oleh Israel dan mereka melarang umat Yahudi untuk berdoa di Masjid Al Aqsha.

Baca Juga :   Hikmah Dibalik Hujan Dan Anjuran Doa Ketika Turun Hujan

 

.

 

Related posts