5 Tips Buat Pengguna Motor Matic Saat Melintasi Turunan Yang Curam!

5 Tips Buat Pengguna Motor Matic Saat Melintasi Turunan Yang Curam!

Jangan dikosongin, gas motor matik justru harus tetap ditarik saat melintasi turunan tajam, begini penjelasannya.

Karena tidak ada engine brake, banyak pengguna motor matik yang bingung saat berkendara.

Terlebih saat berkendara menghadapi jalanan dengan kondisi turunan tajam.

Dikutip dari laman resmi Suzuki.co.id, cara mengendarai motor matik dengan dengan motor biasa itu berbeda, termasuk cara mengerem di jalan yang turunannya tajam.

Salah-salah, pengendara motor matik bisa terjatuh bersama dengan motornya.

Nah, supaya tetap aman saat melewati jalur turunan mengendarai motor matik, silakan simak tips dari Suzuki berikut ini.

1. Gas jangan dikosongkan

Ingat, motor matik itu punya sistem persneling otomatis, jadi sangat tidak dianjurkan untuk langsung mengosongkan gas ketika melewati jalan turunan.

Sebab, jika mengosongkan persneling laju motor matik berisiko menjadi tidak terkendali.

Jadi, saat melewati jalur turunan khusunya turunan yang tajam, cukup kurangi saja laju gas tapi jangan sampai kosong. Minimal kurangi gas sampai kecepatan 5-10 km/jam.

2. Posisikan empat jari di masing-masing handle rem.

Setelah gas motor matik sudah diatur dalam kecepatan yang rendah, inilah saatnya memposisikan keempat jari di masing-masing handle rem.

Ingat, ketika mengerem di jalanan yang turun keempat jari (kelingking, jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) harus selalu siaga di handle rem.

Sementara itu, jari jempol harus selalu siap di grip gas untuk mengatur laju gas motor matic.

Cengkram handle rem secukupnya, jangan terlalu dalam agar rem tidak terlalu mencengkram yang malah bisa membuat motor kehilangan kestabilannya.

Baca Juga :   5 Cara Merawat Transmisi Otomatis Supaya Tetap Prima

3. Prioritaskan rem depan dibanding rem belakang.

Ketika melewati jalanan yang turun usahakan untuk menekan handle rem depan lebih keras dibandingkan rem belakang.

Kenapa? Karena rem depan bisa menahan daya dorong motor ke depan yang memang lebih besar dayanya ketika melintasi jalan yang menurun.

Lalu bagaimana fungsi rem belakang? Fungsinya sebagai penyeimbang saja.

4. Jangan lepas handle rem sebelum lewati jalan turunan

Biasanya banyak pengendara yang tidak sabar dan justru sudah melepas handle rem saat melewati jalan turunan, padahal ini bahaya.

Melepas rem di saat belum selesai melewati jalan turunan bisa mengakibatkan laju motor menjadi tak terkendali.

Dan risiko seperti jatuh atau menabrak kendaraan lain di depan menjadi lebih besar.

5. Gunakan kaki kanan untuk menyeimbangkan

Bisa menggunakan kaki kanan untuk menyeimbangkan motor ketika melewati jalan turunan yang tajam.

Hal ini juga bisa dilakukan ketika melewati jalan turunan tajam yang sedang padat kendaraannya.

Jadi saat padat kendaraan, kaki kanan bisa manfaatkan untuk menopang motor yang suka tidak suka harus sering berhenti.

Related posts