Red Devil Ikan Cantik Pemangsa yang Masih Digemari

Foto: Pinterest.com

Red Devil merupakan ikan yang asli dari Amerika Tengah. Jenis ikan ini termasuk spesies ganas yang merugikan karena memangsa ikan-ikan lain. Walau memiliki penampilan cantik, ikan ini salah satu jenis hewan air yang berbahaya. Lalu apakah jenis ikan ini ada di Indonesia? Simak berikut ulasannya.

Bagaimana Red Devil Masuk ke Indonesia?

Red Devil masuk ke perairan air tawar di Indinesia sejak 1990-an. Jenis ikan ini ada di Indoensia awalnya dibawa dari Singapura dan Malaysia. Penyebaran ikan ganas ini di Indonesia sebenarnya disengaja. Para pecinta ikan menyebar ikan ini dengan alasan yang tidak diketahui.

Read More

Jenis ikan ini sempat mendominasi dan merusak spesies ikan yang memiliki nilai ekonomis di Indonesia.  Red Devil terlihat di beberapa tempat di Indonesia seperti di Waduk Wonorejo, Tulungagung, di Waduk Sermo, Kulon Progo. Bahkan ada juga ikan Red Devil di Danau Toba, Sumatera Utara.

Red Devil ini sangat mudah beradaptasi dengan ekosistem di sekitar. Selain itu juga lebih cepat berkembang biak sehingga mengganggu ikan lain yang ada diperairan tempatnya hidup. Keganasan ikan ini yang merugikan membuat ikan Red Devil  dilarang di Indonesia.

Larangan penyebaran ikan Red Devil ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Peraturan Nomor 19 Tahun 2020 . Dalam peraturaini disebutkan adanya larangan pemasukan, pembudidayaan, peredaran dan pengeluaran jenis ikan yang membahayakan dan atau merugikan dalam dan dari perairan di Indonesia.

Baca Juga :   Gempa Bumi Mengguncang Jawa Timur Pada 9 Juli 2022

Ciri Fisik Ikan Red Devil

Ikan Red Devil memang memiliki tampilan fisik yang menarik. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 38 cm. Berat ikan yang besar bisa mencapai 1.2 kg. Ikan ini memiliki sirip runcing yang membuatnya bisa bergerak dengan lincah dan cepat.

Pada bagian bibir terluhat tebal dengan warna merah atau hitam. Dengan gigi  besar dan gerahang yang kuat, ikan ini bisa menghancurkan apapun yang masuk mulutnya. Ikan ganas memiliki beberapa varian warna  seperti cokelat , abu-abu, putih, kuning dan umumnya berwarna merah cerah.

Ada benjolan di bagian kepala pada ikan ini yang sekilas membuatnya terlihat seperti ikan louhan. Di Indonesia sendiri, jenis ini memiliki beberapa nama berbeda seperti sebutan ikan oscar, louhan merah, ikan nonong dan ikan setan merah.

Tingkah Ganas Red Devil

Si setan merah ini dikenal sebagai ikan denga perilaku agresif. Di habitat aslinya ikan ini lebih sering memangsa hewan lain yang ada disekitar seperyu larva, serangga, cacing, siput dan ikan-ikan kecil. Dengan kecepatannya berkembang biak, jenis ikan ini kerap menguasai perairan tempatnya tinggal.

Dengan gigi besar dan rahang yang kuat dia mampu menghancurkan apapun yang masuk ke mulutnya. Untuk mencari mangsa, Red Devil akan melakukan pengejaran dengan gerakan yang cepat. Dan saat mendapatkan mangsa spesies ini tak segan-segan membunuh mangsanya.

Perawatan Red Devil Untuk Ikan Hias

Meskipun dikenal ganas dan suka memangsa ikan lain, Red Devil masih banyak diminati pecinta ikan di Indonesia. Untuk bisa memelihara jenis ikan ini, Anda perlu menyiapkan aguarium dengan tampungan air sekitar 208 liter untuk satu jenis ikan saja.

Untuk menjaga agar bisa hidup seperti di habitat aslinya, Anda perlu menambahkan pasir halus, batu dan kayu untuk tempat persembunyian. Kuras akuarium secara teratur dan juga jaga pasokan oksigen sehat untuk membuatnya tetap bertahan hidup.

Baca Juga :   Profil Bagus Kahfi Sang Pemain Bola di Liga Yunani

Anda perlu menyiapkan beberapa makanan khusus untuk ikan ini. Makanan yang bisa diberikan seperti Cacing tanah, Cacig darah, Pelet, Jangkrik, Kril, Udang. Anda bisa juga memberikan variasi makanan sesekali dengan Hati sapi, ayam atau daging merah.

Related posts