Diakusisi Adobe, Figma Tak Akan Alami Perubahan

JagatBerita.com – Adobe Systems Inc. mengakusisi perusahaan sratup, Figma Inc. dengan dana sebesar USD 20 miliar. Penambilalihan perusahaan ini dosebut sebagai bagian dariĀ  pengembangan rencana masa depan kedua perusahaan.

Akusisi Dengan Dana Terbesar

Transaksi yang dengan dana sebesar USD 20 miliar ini disebut sebagai akusisi untuk perusahaan kecil dengan dana terbesar sepanjang sejarah. Pembayaran yang dilakukan Adobe pada Figma sendud dibagi menjadi dua, dimana setengah dari pembayaran berupa uang tunai. Dan setengahnya lagi diberikan dalam bentuk saham.

Adobe sendiri selama ini sudah cukup banyak membeli perusahaan-perusahaan penyedia tools di industri kreatif. Diantara yang jadi bagian akusisi seperti, Frame.io. bahkan juga pembelian Photoshop. Dan sekaang Figma yang selama ini banyak diandalkan oleh para desainer. Cara pengembangan bisnis Adobe ini tentunya cukup membuat para desainer yang mengandalkan aplikasi gratis cukup khawatir.

Digunakan Menarik Pelanggan Baru

Sejak tahun 2010 Adobe sendiri mengalami keterpurukan. Dengan kesepakatan baru yang dibuat dengan Figma ini diharapkan dapat membantu meningkatkan aplikasi unggulan utama Adobe. Selain itu tujuan lain yang ingin dicapai adalah mendapatkan pelanggan baru.

Diharapkan dengan adanya kombinasi dari Adobe dan Figma akan dapat mempercepat proses pemulihan Adobe. Dengan akusisi ini, Adobe kini memiliki produk baru. Dan bisnis Figma yang berjalan efisien diharapkan dapat menyokong keterpurukan Adobe selama ini.

Menghilangkan Saingan

Beberapa pengamat menyebut akusisi yang dilakukan Adobe ini bukan semata-mata untuk mengembangkan bisnis barunya. Namun ada tujuan lain yang berkaitan dengan persaigan bisnis. Disebutkan bahwa Adobe berusaha mengeliminasi saingan binis dengan cara mengakusisinya.

Baca Juga :   iPhone 14 Segera Rilis, Inilah Perkiraan Spesifikasi dan Harga

Selain itu dengan Adobe juga berusaha mengambil keuntngan dengan binis Figma yang bergerak cepat. Figma mengalami pertubumbhan bisnis cepat dengan pencapaian kotor hingga 90% dengan saluran dana yang positif. Bahkan perusahaan kecil ini diperkirakan akan dapay mendapai keuntungan hingga USD 16,5 miliar pada 2025.

Mengenal Figma

Figma ini sebenarnya merupakan perangkat lunak yang bisa digunakan untuk membuat desain dengan yang berbasis Cloud. Dengan menggunakan Figma, pengguna juga bisa berkolaborasi dan bekerja sama secara real time.

Fitur yang tersedia di Figma ini cukup lengkap. Produk ini bisa digunakan untuk membuat desain antara muka di website, bisa juga digunakan untuk membuat prototipe alur kerja di website ataupun aplikasi.

Selain fiturnya yang banyak, penggunaanya juga mudah. Pengguna tidak perlu mengunduh atau meninstall aplikasi ini. Digma bisa diakses dengan cara mudah melalui browser. Penggunaannya bisa untuk windows, MacOS atau Linux.

Tersedia dua tipe akun yang ada di Figma. Pengguna bisa menggunakan akun gratis untuk melakukan kolaborasi. Namun tersedia juga akun Premum yang menyediakan lebih banyak fitur dan berbagai kelebihan lain tanpa batasan.

Masa Depan Figam Setelah Kolaborasi

Seperti dilansir dari Vcgamers.com, Co-Founder Figma, Dylan Field menyatakan bahwa akusisi ini tidak akan mengubah Figma secara keseluruhan. Hingga saat inipun belum ada rencana untuk melakukan perubahan harga ataupun produk yang ditawarkan.

Hingga saat ini Figma masih menjadi produk gratis yang dapat digunakan untuk mendukung pendidikan. Nantinya, Figma juga akan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki Adobe dalam hal video, vektor, 3D, pencitraan ataupun font. Tambahan ini diharapkan juga akan lebih meningkatkan desain produk di web itu sendiri.

Kolaborasi ini juga aka digunakan untuk membangun platform dan alat yang terbaru. Dengan cara ini akan dapat membantu konsumen agar lebih mudah dan cepat dalam membuat rancangan produk. Meski Figma memiliki otonomi penuh dan saat ini masih memberikan layanan gratis, tidak menutup kemungkinan nantinya Adobe akan menjadikan Figma sebagai layanan jasa dengan produk berbayar.

Baca Juga :   Benarkah Facebook Bakal Berubah Dari Platform Sosial Media Menjadi Metaverse ?

Related posts